Wednesday, October 16, 2019

Apa itu Domestikasi?

Tiap tanggal 16 Oktober, masyarakat dunia memperingati Hari Pangan Sedunia, yang dicanangkan oleh Food and Agriculture Organization (FAO) sejak tahun 1945. Pangan memang merupakan sumber daya penting bagi keberlangsungan peradaban manusia, sejak masa berburu dan meramu pada 17.000-20.000 tahun yang lalu. Peradaban manusia mengalami perkembangan signifikan setelah menemukan teknik Domestikasi pada tanaman dan hewan pangan liar. Apa itu Domestikasi? Berikut penjelasannya.

Gambaran petani Mesir yang mengolah gandum menggunakan sapi, 1442 tahun lalu
(Maler der Grabkammer des Menna)
Domestikasi atau Pengrumahan merupakan pengadopsian tumbuhan dan hewan dari kehidupan liar ke dalam lingkungan kehidupan sehari-hari manusia. Dalam arti yang sederhana, domestikasi merupakan proses "penjinakan" yang dilakukan terhadap hewan liar. Perbedaannya, apabila penjinakan lebih pada individu, domestikasi melibatkan populasi, seperti seleksi, pemuliaan (perbaikan keturunan), serta perubahan perilaku/sifat dari organisme yang menjadi objeknya. Kata Domestikasi berasal dari kata Latin Domus, yang berarti "rumah". Domestikasi pertama kali dilakukan oleh peradaban manusia pada 10.000-7000 tahun lalu.

Domestikasi hewan memiliki beberapa syarat antara lain pakan mudah didapatkan, pertumbuhannya dengan cepat sehingga mempercepat proses perkembangbiakkan dan dimanfaatkan, memungkinkan untuk dikembangbiakkan dalam penangkaran, tidak agresif, tidak mudah stress, tidak membahayakan manusia karena memiliki kalenjar bisa, memiliki racun dan menghasilkan bioelektrik alami, dan memiliki hirarki sosial yang mudah dimodifikasi. Domestikasi hewan diperkirakan dilakukan dalam kaitan dengan kepastian penyediaan sumber pangan, sandang (kulit dan rambutnya dijadikan bahan pakaian), alat transportasi, pengangkutan bahan pangan nabati, sumber rekreasi dan penanda status sosial, serta di kemudian hari sebagai komoditi perdagangan global. Pada awal domestikasi hewan menggunakan rekayasa genetika manual menggunakan teknik kawin silang pada spesies unggul, kemudian di masa kini menggunakan teknologi penggubah hormon dan inseminasi buatan untuk menciptakan ternak unggul.

Gambaran seekor sapi membajak lahan pertanian Mesir Kuno, 3000 SM
( Maler der Grabkammer des Sennudem)
Perkiraan awal domestikasi hewan dilakukan arkeolog berdasarkan nalar logika dari hasil temuan di situs purbakala. Bukti tertua adanya hewan peliharaan adalah kerangka anjing berusia sekitar lima bulan di sisi kerangka seorang perempuan yang ditemukan di dekat Ain Mahalla (Israel), yang berusia hampir 10.000 tahun lalu. Kerangka-kerangka anjing (Canis lupus familiaris) dari masa antara 8.000 dan 7.000 tahun lalu juga ditemukan pada situs-situs purbakala di banyak tempat. Kerangka kucing peliharaan (Felis silvestris catus) tertua ditemukan di Siprus, berasal dari sekitar 6.000 tahun lalu. Diperkirakan, kucing dipelihara untuk mengatasi gangguan tikus di lumbung pangan. Perkiraan untuk hewan ternak domestik adalah 7.000 tahun lalu pada domba (Ovis orientalis aries) dan kambing (Capra aegagrus hircus). Terlihat bahwa dulu hewan tersebut memiliki tanduk yang melengkung, yang pada ternak modern telah berubah menjadi pendek saja akibat seleksi. Menyusul kemudian, Sapi, Ayam dan Marmut didomestikasi pada 6000 tahun yang lalu, sementara Kuda, Llama, Keledai, Kerbau didomestikasi sekitar 5000-4000 tahun lalu dan Unta, Angsa, Yak, Lembu & Ikan Mas didomestikasi pada 2500 tahun yang lalu.

Garis waktu domestikasi hewan
(AMNH)
Sementara untuk domestikasi tanaman memiliki syarat antara lain tersebar secara luas, mudah beradaptasi dengan perbedaan iklim, tidak berbahaya atau memiliki potensi bahaya yang bisa dikontrol, memiliki organ yang bisa dimodifikasi, dan memiliki media penyebaran yang ringkas. Domestikasi tanaman diperkirakan dilakukan dalam kaitan dengan kepastian penyediaan sumber pangan, obat-obatan dan estetika di hunian, serta di kemudian hari menjadi komoditas perdagangan global. Petunjuk mengenai budidaya pertama berasal dari sisa-sisa labu air, dan terdapat tanda-tanda bahwa tanaman ini sudah dipelihara pada sekitar 10.000 tahun lalu. Sisa-sisa labu air berusia dari 8.000 tahun SM bahkan telah ditemukan di benua Amerika, menunjukkan adanya jalur migrasi dari Afrika (tempat asal usul tanaman ini) melalui Asia Timur lalu ke Amerika. Jenis gandum kuno, seperti einkorn (Triticum monococcum) dan emmer (T. turgidum ssp. dicoccoides), adalah tumbuhan biji-bijian yang diketahui pertama kali dibudidayakan manusia, bersama-sama dengan padi. Sisa-sisa gandum ditemukan pada beberapa situs arkeologi di Turki bagian tenggara dan daerah Bulan Sabit yang Subur (lembah Tigris dan Eufrat). Bukti arkeologi bulir padi dengan karakteristik terdomestikasi ditemukan di hilir Sungai Yangtze dan berasal dari masa 9.000–8.000 tahun lalu.

Peta sebaran dan garis waktu domestikasi tanaman
(Wikimedia Commons)
Di masa kini, dunia pangan modern menghadapi tantangan berupa perubahan iklim,  deforestasi, hilangnya keanekaragaman hayati, degradasi lahan, perubahan iklim, polusi udara, kelangkaan air, dan polusi air.  Sebuah laporan yang dikeluarkan oleh PBB dan EPA mengemukakan bahwa hewan ternak (terutama ayam, sapi, dan babi) merupakan satu dari tiga kontributor utama masalah lingkungan di dunia. Peternakan di Amerika Serikat telah menyumbang emisi gas rumah kaca sebesar 454.1 teragram ekuivalen karbondioksida atau 6 persen dari emisi gas rumah kaca total Amerika Serikat, hampir seperempat dari emisi transportasi. Laporan dari WorldWatch Institute mengemukakan bahwa 51% emisi gas rumah kaca dunia berasal dari peternakan. Diperlukan upaya untuk mengatasi isu lingkungan tentang sumber pangan melalui pengambilan kebijakan dan teknologi ramah lingkungan.

3 comments:

  1. Kalo sudah jadi binatang peliharaan yang dibeli di pet shop gitu bukan domestikasi lagi yah namanya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tergantung beli hewan yang apa dulu, kalo kucing dan anjing itu hasil domestikasi, sedangkan kalo reptil itu hasil penjinakan bukan domestikasi

      Delete
  2. Contoh tumbuhan liar yang tidak didomestikasi itu apa saja?

    ReplyDelete

Semua komentar merupakan tanggungjawab komentator dan pengelola tidak bertanggungjawab atas tuntutan dengan UU ITE. Berkomentar dengan bijak dan sopan.