Saturday, January 12, 2019

Mengenal Invertebrata serupa Lumut

Bryozoa adalah filum hewan tak bertulang belakang yang hidup statis di perairan dan laut, berasal dari bahasa Yunani yang berarti Hewan serupa Lumut. Memiliki sebutan lain yaitu Polyzoa dan Ectoprocta. Sempat dijuluki Polyzoa pada tahun 1831, kemudian dikembalikan lagi penyebutannya menjadi Bryozoa pada tahun 1869.

sketsa Bryozoa dalam lukisan Kunstformen der Natur (1904)
(Ernst Haeckel/Wikimedia Commons)
Nenek moyang Bryozoa pertama kali muncul pada 480.000.000 tahun yang lalu, kemudian berevolusi pada 465.000.000 tahun yang lalu di masa pertengahan Ordovician. Mengalami evolusi lanjutan pada 172.000.000 tahun yang lalu di masa pertengahan Jurassic dan kembali berevolusi pada 100.000.000 tahun yang lalu di masa awal Cretaceous. Setelah peristiwa kepunahan massal Cretaceous-Paleogen, muncul bryozoa yang kita kenal di masa kini. Menjadi pengisi keanekaragaman hayati lautan pada era modern. 

Fosil bryozoa dari masa Ordovician yang ditemukan di Formasi Oil Shale. Estonia
(Mark A. Wilson/Wikimedia Commons)
Bryozoa memiliki ciri hidup berkoloni secara bebas di lautan, memiliki rupa mirip dengan beberapa koral, bunga karang dan algae, umumnya memiliki rangka keras yang membatu, biasanya sering ditemukan di bebatuan, memiliki pori-pori kecil di permukaan tubuhnya, ragam bentuk tubuhnya bermacam-macam misalnya, bentuk ranting, bentuk bercabang, & menyerupai tenda, dengan ukuran sekitar 0,5-1 milimeter. Tiap individu terbungkus dalam zooecium yaitu selubung benda mati dari kitin atau lapisan tebal kalsium karbonat yang tertutup kitin. Istilah polypidae untuk menyatakan isi zooid di dalam dinding tubuh, yaitu lophophora, saluran pencernaan, otot dan organ lainnya. Mulut Bryozoa ditumbuhi dengan tentakel, Anus terletak dekat mulut, Rongga tubuh sempurna, tidak ada sistem peredaran darah, organ pernafasan maupun nephridia, terdapat saraf ganglion di antara mulut anus, dan saluran pencernaan berupa saluran berbentuk tapal kuda.

Bagan anatomi Bryozoa
(Wikimedia Commons)
Di masa kini, Bryozoa memiliki tiga kelas, empat ordo dan 4.000-6.000 spesies, dimana ada 80-90 spesies hidup di perairan air tawar. Pada peristiwa kepunahan massal Permian-Triassic, diperkirakan ada 15.000 spesies Bryozoa yang punah. Memiliki pemangsa alami berupa arthropoda air dan makhluk laut benthik.

KLASIFIKASI/PEMBEDA

Phylactolaemata, merupakan kelompok hewan tak bertulang belakang serupa lumut yang memiliki ciri lophophora berbentuk tapal kuda mempunyai epistome; dinding berotot; koloni monomorfik; terdapat di air tawar; menghasilkan statoblast; tidak ada zooid; tidak ada proses pengerasan asam kapur. Kelas phylactolaemata hanya berisi satu ordo yang masih ada, yaitu Plumatellida.

koloni Pectinatella magnifica di Mingo National Wildlife Refuge
(Braunchitis/Wikimedia Commons)
Stenolaemata, merupakan kelompok hewan tak bertulang belakang serupa lumut yang memiliki ciri Bentuk zoecium seperti tabung, terbuka di bagian ujung; dinding zoecia berkapur dan menyatu satu sama lain; orifice bundar; telur dierami dalam ovicell yang besar. Memiliki jumlah 900 spesies Kelas stenolaemata hanya berisi satu ordo yang masih ada, yaitu Cyclostomatida.

Mesonea radians
(Wikimedia Commons)
Gymnolaemata, merupakan kelompok hewan tak bertulang belakang serupa lumut yang memiliki ciri lophophora berbentuk lingkaran; epistome tidak ada; dinding tubuh tidak berotot, koloni acapkali polimorfik; zooeika kompleks berbentuk silindris. Spesies Bryozoa dominan pada kelas ini, dengan jumlah 3000 spesies. Dalam kelas gymnolaemata berisi dua ordo yaitu Ctenostomata dan Cheilostomata

Flustra foliacea
(Hans Hillewaert/Wikimedia Commons)
Oleh peradaban manusia, bryozoa memiliki fungsi sebagai bahan penelitian untuk pengobatan Alzheimer. Sementara di alam liar, bryozoa berfungsi sebagai pengurai limbah organik lautan dan dekomposer lautan alami. Keberadaan bryozoa semakin terancam akibat kedatangan spesies siput laut invasif dan maraknya pencemaran limbah anorganik di lautan.

1 comment:

  1. sangat berguna bagi pelajar, terima kasih Min . kunjungi juga : Blog Militer

    ReplyDelete

Semua komentar merupakan tanggungjawab komentator dan pengelola tidak bertanggungjawab atas tuntutan dengan UU ITE. Berkomentar dengan bijak dan sopan.